Peserta SNMPTN Diprediksi Naik 10 Persen

Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jalur tertulis 2012 akan dimulai pada Kamis (10/5) mendatang. Panitia Lokal Bandung memperkirakan jumlah peserta SNMPTN jalur tertulis naik 10 persen dibanding SNMPTN 2011 lalu.

"Pendaftaran secara online mulai 10 Mei sampai dengan 31 Mei 2012. Estimasi kami pendaftar tahun ini naik 10 persen. Tahun lalu pendaftar di Panlok Bandung mencapai 35 ribu, tahun ini kami sudah sediakan 35.800 ditambah dengan cadangan 1.800 kursi. Kalau nanti ternyata peserta lebih banyak kita cari lagi tempat, bahkan kalau tidak cukup juga kita arahkan ke Jatinangor," kata Sekretaris Eksekutif SNMPTN Panlok Bandung Prof. Asep Gana Suganda dalam konferensi pers SNMPTN 2012 Panlok Bandung di University Center Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Jln. Dr. Setiabudhi Bandung, Senin (30/4/12).
Asep menjelaskan, masih sama seperti tahun lalu, peserta yang akan mendaftar terlebih dahulu harus melakukan transaksi pendaftaran melalui Bank Mandiri melalui loket, ATM, e-banking, atau sms banking. Setelah memperoleh bukti pembayaran berupa Kode Akses Pendaftaran dan PIN SNMPTN, baru kemudian peserta mengisi data peserta melalui laman http://ujian.snmptn.ac.id.
"Yang berbeda dari tahun lalu, pilihan program studi dan lokasi ujian langsung diisi secara online setelah peserta melakukan pembayaran. Kalau tahun lalu lokasi ujian dan jurusan ditanya dulu di bank saat bayar, sekarang sepenuhnya menjadi tanggungjawab peserta," ujarnya.
Biaya pendaftaran SNMPTN jalur tertulis, kata Asep, masih sama seperti tahun lalu. Yakni Rp 150 ribu untuk kelompok IPA atau IPS, serta Rp 175 ribu untuk kelompok ujian IPC. Sementara bagi peserta yang memilih program studi yang mempersyaratkan ujian keterampilan, maka diharuskan membayar ujian keterampilan Rp 150 ribu per ujian keterampilan. "Kalau peserta memilih dua program studi dan dua-duanya harus ikut ujian keterampilan, berarti dia harus bayar dua kali Rp 150 ribu, di luar biaya pendaftaran. Untuk pembayaran ujian keterampilan ini juga dilakukan di bank," tuturnya.
Jadwal pendaftaran online, kata Asep, dimulai pada 10 Mei mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan 31 Mei pukul 22.00 WIB. Sementara ujian tertulis dijadwalkan pada Selasa 12 Juni dan Rabu 12 Juni. "Sementara untuk ujian keterampilan dilaksanakan pada 14 dan atau 15 Juni. Kalau terjadi bentrok ujian keterampilan, nanti akan dikoordinasikan oleh masing-masing PTN," ucapnya.
Hasil SNMPTN, kata Asep akan diumumkan pada 7 Juli mendatang melalui laman http://www.snmptn.ac.id. Jadwal ini relatif lebih cepat dibanding tahun sebelumnya yang diumumkan 1 Agustus. "Keberpihakan terhadap siswa miskin dan berprestasi masih ada melalui bidik misi. Dan bagi calon peserta bidik misi harus terlebih dahulu mempelajari prosedur pendaftaran bidikmisi melalui laman http://bidikmisi.dikti.go.id dan melakukan prapendaftaran melalui laman http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id," katanya.
Asep menambahkan, informasi SNMPTN dapat diperoleh melalui laman www.snmptn.ac.id, laman pendaftaran online di http://ujian.snmptn.ac.id, laman keluhan dan pengaduan melalui http://halo.snmptn.ac.id, atau melalui akun twitter @snmptn2012. Peserta juga bisa memperoleh informasi dan tata cara pendaftaran melalui call center SNMPTN di nomor 08041450450.
Untuk SNMPTN jalur undangan, kata Asep menambahkan, pendaftaran sudah dilaksanakan 1 Februari hingga 8 Maret lalu. Sementara untuk pengumuman jalur undangan akan dilaksanakan pada 28 Mei mendatang dengan jadwal registrasi bagi peserta yang diterima pada 12-13 Juni mendayang. "Untuk SNMPTN jalur undangan panlok tidak diikutsertakan. Langsung ke panitia pusat dan masing-masing PTN," tuturnya. (A-157/A-108)***
Sumber : www.pikiran-rakyat.com/node/186771